PROCESSING FUNCTION OF AGRICULTURAL LANDS IN RURAL COMMUNITY DYNAMICS

  • Wahyu Hidayat
  • Prof. Dr. Budi Siswanto
  • Prof. Dr. Bonaventura NGW
Keywords: Processing functions, agricultural land, community dynamics

Abstract

The objectives of this research are to (1) Describe and analyze the process of agricultural land function in the dynamics of rural communities (2) to describe and analyze the social impacts caused by the processing of agricultural land functions in the dynamics of rural communities. The problems studied are (1) how is the processing of agricultural land functions in the dynamics of rural communities ?; (2) what are the social impacts of agricultural land cultivation in the dynamics of rural communities?. The method used is qualitative research method. The analytical technique in this study refers to Grounded research by Straus and Corbin. Instrument used in this research is "human instrument", researcher own with technique of taking data: interview, observation, and documentation. Based on the results of this study can be concluded that (1) Tajinan people fully aware of the government's policy program on the processing of agricultural land into shophouse. In the development of time and progress of time, then there is processing function. Their lands are sold to developers with a variety of current realistic arguments and views; (2) In the process of processing and marketing occurs a dynamics in society. The land lot owners always communicate with the local community, so that a harmonious social relationship is established. (3) The pattern of their association has also experienced a dominant change. People are generally happy because they have started to see and understand the prospects of life in the future. In addition, there are also impacts, both positive and negative.

Author Biography

Wahyu Hidayat

Graduate Program, University of Merdeka Malang, Indonesia

References

Adler, A, Patricia, and Alder Peter. 1994. Observational Techniques, dalam Norman K.Denzim dan Yvonna S.Lincoln,eds.,Handbook of Qualitative Research, Sage Publications inc., thousand Oaks California
Arensberg, Condrad M. dan Arthur H. Niehoff. 1971. Social Change. A Manual for Community Development, Chicago: Aldine-Atherton, Inc
Atkinson, Paul,et al (ed). 2001. Hand Book of Etnography, Sage Publication, London,Thousand Oaks, New Delhi
Aunger, Robert. 1995. “ On Ethnography : Storytelling or Science “. Current Anthropology, Chiocago: The university of Chicago press
Badan SDM Pertanian. 2011. Rencana Strategis Tahun 2010-2014 Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sdm Pertanian, Jakarta 2011 Edisi Revisi
Banton, Michael (Ed). 1996. The Social Anthropology of Complex Sosieties. London: Tavistock Publications
Barth, Fredrick (Ed). 1988. Kelompok Etnik dan Batasannya. Diterjemahkan oleh Nining I.Soesilo. Jakarta:Penerbit Universitas Indonesia
Basrowi dan Sudikin. 2002. Metode Penelitian Kualitatif : Perspektif Mikro, Insan Cendikia, Surabaya
Beilharz. 2005. Teori-teori Sosial:Observasi Kritis Terhadap Filsof Terkemuka. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Bennett, John W. 1976. The Ecological Transition ; Cultural Anthropology and Human Adaptation. New York ; Pergamon Press Inc
Bennett, John W. 1976. The Ecological Transition: Cultural Anthropology and Human Adaptation. New York:Pergamon Press Inc
Bernard, H. Russell. 1994. Research Methods In Anthropology. Qualitative and Quantitative Approaches. California: Sage Publication, Inc
Berger L Peter and Thomas Luckmann. 1990. Tafsir Sosial Atas Kenyataan, Risalah Tentang Sosiologi Pengetahuan (terjemahan) LP3ES, Jakarta
Blumer, Herbert. 1969. Simbolic Interactionism, Perspsective and Method, Berkeley: University of California Press
Bogdan, Robert C. dan Sari Knopp Biklen. 1982. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon, Inc
Bourgeois, R; F. Jesus; M. Roesch, N. Soeprapto, A. Renggana, dan A. Gouyon. 2003. Indonesia: Empowering Rural Producers Organization. Rural Development and Natural Resources East Asia and Pacific Region (EASRD)
Bryant, Coralie dan White, Louise G. 1987. Manajemen Pembangunan untuk Negara Berkembang, Jakarta: LP3ES
Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Airlangga University Press
Coleman James S. 2010. Dasar-dasar Teori Sosial, Ed.Rev., Bandung : Nusamedia
Connolly, Peter, (Ed.). 2002. Approaches to the Study of Religion, Terj. Imam Khoiri, Aneka Pendekan Studi Agama, Yogyakarta: LkiS
Craib, Ian. 1986. Teori-Teori Sosial Modern. Dari Parsons Sampai Habermas. Diterjemahkan oleh Paul S. Baut dan T. Effendi. Jakarta: CV.Rajawali
Dube, S.C. 1988. Modernization and Development: The Search for Alternative
Paradigms. Zed Books Ltd, London
Etzioni, A. & Halevy, Eva Etzioni- (eds). 1973. Social Changes: Sources, Patterns and Consequences. Basic Books, New York
Everett E. Hagen. 1962. On The Theory of Social Change; How Economic Growth Begins. Illinois. The Dorsey Press
Fielding, Nigel G.(Ed). 1998. Actions and Structure. Research Methods and Social Theory. London: Sage Publications
Fisher, H. 1953. Pengantar Antropologi Kebudayaan Indonesia. Djakarta:PT. Pembangunan
Foster, George M. 1973. Traditional Societies and Technological Change. New York: Harper & Row, Publishers
Geertz, Clifford. 1983. Involusi Pertanian Proses Perubahan Ekologi di Indonesia, Bhratara Karya Aksara, Jakarta
Giddens, Anthony. 1990. Central Problems In Social Theory. Actions, Structure and Contradiction in Social Analysis. Houndmills: Macmillan Education Ltd
Glasser, Barney G. dan Anselm L. Strauss. 1977. The Discovery of Grounded Theory. Strategies for Qualitative Research. Chicago: Aldine Publishing Conpany
Goldshmidt, Walter. 1990. The Human Career. The Symbolic World. Oxford: Basil Blackwell, Ltd
Goodman, Douglas J. 2004. Teori Sosiologi Modern. Jakarta. Prenada Media
Haviland, William A. 1988. Antropologi. Diterjemahkan oleh R.g. Soekadijo. Jakarta: Penerbit Erlangga
Johnson, Allen W. 1978. Quantification in Cultural Anthropology. An Introduction to Research Design. California: Stanford University Press
Kirk, Jerome dan Mrc L. Miller. 1987. Reliability and Validity in Qualitative Research. Beverly Hills: Sage Publications
Koentjaraningrat dan Donald K.Emerson (Ed). 1985. Aspek Manusia Dalam Penelitian Masyarakat. Jakarta:PT. Gramedia
Koentjaraningrat. 1994. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka
Koento, Wibisono. 1983. Arti Perkembangan Menurut Filsafat Positivisme August Comte. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press
Korten, David C. 1984. Pembangunan yang Memihak Rakyat : Kupasan tentang Teori dan Metode Pembangunan, Lembaga Studi Pembangunan, Jakarta: Yayasan Obor
Lauer, Robert H. 1989. Perspektif Tentang Perubahan Sosial. Diterjemahkan oleh Alimandan. Jakarta: Penerbit Bina Aksara
Lofland, John dan Lyn H.Lofland. 1984. A Guide to Qualitative Observation. California: Wadsworth Publishing Company A Division of Wadsworth, Inc
Mace, Ruth dan Mark Pagel. 1994. “The Comparative Method In Anthropology” Current Anthropology, Chicago: The University of Chicago Press
Moleong, L.J. 1989. Metodologi penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Karya
Moore, Wilbert E. 2000. Social Change. The Macmillan Company. New York
Mubyarto. 1994. Keswadayaan Masyarakat Desa Tertinggal, Yogyakarta: Aditya Media
Mubyarto dan Awan Santosa. 2003. Pembangunan Pertanian Berkelanjutan: Kritik terhadap Paradigma Agribisnis. Artikel dalam Majalah Ekonomi Rakyat Th. II No. 3, Mei 2003. (http://www.ekonomirakyat.org/edisi_15/artikel_7.htm., 9 Mei 2005) diunduh tanggal 14 Januari 2014
Ndraha, Taliziduhu. 1987. Pembangunan Masyarakat Mempersiapkan Masyarakat Tinggal Landas, , Jakarta: Rineka Cipta
Nuhung, Iskandar Andi. 2014. Strategi dan Kebijakan Pertanian Dalam Perspektif Daya Saing. Jakarta: Rineka Cipta
Parson, Talcot. 1985. Esei- esei Sosiologi, Jakarta : Aksara Persada
Pasandaran, E. 2006. Alternatif Kebijakan Pengendalian Konversi Lahan Sawah Beririgasi di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. 25(4):123-129
Poloma, Margaret. 1984. Sosiologi Kontemporer. Jakarta : Raja Grafuindo Persada
PP No. 1 tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
Redfield, Robert. 1985. Masyarakat Petani dan Kebudayaan .Diterjemahkan oleh Daniel Dhakidae. Jakarta:CV.Rajawali
Ritzer, George (Ed). 1998. Contemporary Sociological Theory. New York: Alfred A. Knopf
Ritzer, George & Goodman, J.Douglas. 2005. Teori Sosiologi Modern. Jakarta : Prenada Media
Rustiadi,E. 2001. Alih Fungsi lahan Dalam Perspektif Lingkungan Perdesaan. Makalah disampaikan pada Lokakarya Penyusunan Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Lingkungan Kawasan Perdesaan di Cibogo,Bogor. 10-11 Mei 2001
Rustiadi, E dan W. Reti. 2008. Urgensi Lahan Pertanian pangan Abadi dalam Perspektif Ketahanan Pangan, dalam Arsyad,S dan E. Rustiadi (Ed), Penyelamatan tanah, Air dan Lingkungan. Crestpent Press dan Yayasan Obor Indonesia
Salim, Agus. 2001. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogjakarta: Tiara Wacana
Saptana; T. Pranadji; Syahyuti; dan Roosganda EM. 2003. Transformasi Kelembagaan untuk Mendukung Ekonomi Kerakyatan di Pedesaan. Laporan Penelitian. PSE, Bogor
Sarkaniputra, Murasa. 1974. ”Latar Belakang Permasalahan Resetelmen Penduduk”, Berita Antropology, 18:10-18. Jakarta: Fakultas Sastra UI
Schlegel, Stuart A. 1985. “Grounded Research di dalam Ilmu-Ilmu Sosial” Bulletine Anthropology, Th.1:3-8. Yogyakarta: Fakultas Sastra UGM
Schoorl, J.W. 1980. Modernisasi: Pengantar Sosiologi Pembangunan Negara-Negara Sedang Berkembang. Jakarta: PT. Gramedia
Scott, James C. 1994. Moral Ekonomi Petani, Pergolakan dan Subsistensi di Asia Tenggara. Jakarta: LP3ES
________. 2000. Senjatanya Orang-orang Yang Kalah;Bentuk Perlawanan Sehari-hari Kaum Tani. Jakarta: Yayasan Obor
Soekanto, Soerjono. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers
Soekartawi, et al. 1986. Ilmu Usahatani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Jakarta: UI Press
Soemardjan, Selo. 1986. Perubahan Sosial di Yogyakarta. UGM Press. Yogyakarta.
Sorokin, Pitirim A. 1957. Social and Cultural Dynamics. Sargent. Boston
Supriatna, Tjahya. 2000. Strategi Pembangunan dan Kemiskinan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta
Spradley, James P. dan David W.McCurdy (Ed). 1977. Conformity and Conflict. Readings in Cultural Anthropology. Boston: Little, Brown and Company Inc
Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta
Sumodiningrat, Gunawan. 2016. Membangun Indonesia Dari Desa. Yogjakarya: Media Pressindo
Suparlan, Parsudi. 1987. “Perubahan Sosial”, dalam Bulletin Antropologgi, 11:13-19. Yogyakarta: Fakultas Sastra UGM
Sutomo, Greg. 1997. Kekalahan Manusia Petani, Dimensi Manusia Dalam Pembangunan
Syahyuti. 2012. Kelemahan Konsep dan Pendekatan dalam Pengembangan Organisasi Petani: Analisis Kritis terhadap Permentan No. 273 tahun 2007. Majalah Analisis Kebijakan Pertanian Vol .10 No.2 tahun 2012)
Syahyuti. 2012. 35 tahun Berkarya untuk Petani: Sinopsis Penelitian PSE-KP periode 1976 – 2010. IAARD Press
Sztompka, Piotr. 2007. Sosiologi Perubahan Sosial, Jakarta : Prenada
Tjondronegoro, SMP. 1999. Revolusi Hijau dan Perubahan Sosial di Pedesaan Jawa. Dalam buku “Keping-Keping Sosiologi dari Pedesaan”. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI
UU No.41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan
Veeger, K.J. 1993. Realitas Sosial. Jakarta : PT. Gramedia Pustama Utama
Wertheim, W.F. 1999. Masyarakat Indonesia Dalam Transisi: Studi Perubahan Sosial. Yogjakarta: Tiara Wacana Yogja
Wolf, Eric R. 1985. Petani, Suatu Tinjauan Antropologis. Diterjemahkan oleh Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
Published
2018-02-28